Definisi Media Pembelajaran

Definisi Media Pembelajaran Pada umumnya dalam setiap bentuk komunikasi dibutuhkan suatu media tertentu. Kata ‘media’ adalah bentuk jamak dari “medium”, yang berasal dari bahasa Latin “medius” yang berarti “tengah”. Dalam bahasa Indonesia, kata “medium” dapat diartikan sebagai “antara” atau “sedang”. Pengertian media mengarah pada sesuatu yang mengantar/meneruskan informsi (pesan) antara sumber (pemberi pesan) dan penerima pesan. Media adalah segala bentuk dan saluran yang dapat digunakan dalam suatu proses penyajian informasi (AECT Task Force, 1977:162) dikutip oleh Latuheru (1988:11). Gagne menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar (Latuheru, 1988:21). Sedangkan Olson (1974:12) mendefinisikan media sebagai teknologi untuk menyajikan, merekam, membagi, dan mendistribusikan simbol melalui rangsangan indera tertentu, disertai penstrukturan informasi. Istilah pembelajaran digunakan untuk menunjukkan usaha pendidikan yang dilaksanakan secara sengaja, dengan tujuan yang ditetapkan sebelum proses dilaksanakan, serta yang pelaksanaannya terkendali. National Education Association seperti dikutip AECT (1979) mendefinisikan media dalam lingkup pendidikan sebagai segala benda yang dapat dimanipulasikan, dilihat, didengar, dibaca atau dibicarakan beserta instrumen yang dipergunakan untuk kegiatan tersebut (Miarso, 2004:457). Briggs (1970) menyatakan bahwa media pembelajaran merupakan sarana untuk memberikan rangsangan bagi si belajar supaya proses belajar terjadi (Miarso, 2004:458) Sesuatu dapat dikatakan sebagai media pembelajaran apabila digunakan untuk menyampaikan pesan dengan tujuan-tujuan pendidikan dan pembelajaran. Jadi, dapat dikatakan bahwa media pembelajaran adalah semua alat atau benda, bahan, ataupun metode atau teknik pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan belajar-mengajar, dengan maksud untuk menyampaikan informasi pembelajaran dari sumber kepada penerima dan berfungsi untuk meningkatkan efektifitas dalam mencapai tujuan pendidikan. Dalam rangka mencapai pembelajaran konstruktivistik diperlukan media untuk membantu peserta didik menyusun pengetahuan yang dipelajarinya. Penggunaan media dalam proses pembelajaram akan membantu seorang guru untuk menyampaikan materi yang diharapkan dengan mudah diserap oleh peserta didik. Media pembelajaran yang dimaksud adalah media yang mampu membuat peserta didik menggunakan sebanyak mungkin alat indera yang dimiliki. Makin banyak alat indera yang digunakan untuk mempelajari sesuatu, makin mudah diingat apa yang dipelajari. Media yang digunakan harus disesuaikan dengan materi yang sedang dipelajari. Dalam proses belajar mengajar, media digunakan untuk memperlancar arus komunikasi belajar mengajar yang dapat berupa pengetahuan, keahlian, skill, ide, pengalaman, dan sebagainya.

0 komentar:

Poskan Komentar