Pengujian Persyaratan Analisis

Pengujian persyaratan analisis dilakukan apabila peneliti menggunakan analisis parametrik, maka harus dilakukan pengujian persyaratan analisis terhadap asumsi-asumsinya seperti homogenitas untuk uji perbedaan (komparatif) dan normalitas untuk uji korelasi (Riduwan,119:2009) 1. Uji homogenitas Menurut Riduwan (120:2009) menjelaskan bahwa uji homogenitas yang akan dilakukan dalam penelitian adalah dengan metode varians terbesar dibanding varians terkecil. Langkah pertama adalah mencari varians terbesar dan varians terkecil dengan rumus sebagai berikut: Langkah kedua adalah membandingkan nilai F hitung dengan F tabel dengan rumus sebagai berikut: dk pembilang = n – 1 (untuk varians terbesar) dk penyebut = n – 1(untuk varians terkecil) dicari pada tabel F dengan taraf signifikan (α) = 0,05 Dengan kriteria pengujian sebagai berikut: Jika F hitung ≥ F tabel berarti Tidak Homogen Jika F hitung ≤ F tabel berarti Homogen 2. Uji normalitas data Riduwan (121:2009) menjelaskan bahwa uji normalitas data dalam penelitian menggunakan metode Chi-Kuadrat. Langkah-langkah dalam menguji normalitas metode Chi-Kuadrat adalah sebagai berikut: Langkah pertama adalah mencari skor terbesar dan terkecil, Langkah kedua adalah mencari nilai rentangan (R) R = skor terbesar – skor terkecil Langkah ketiga adalah mencari banyaknya kelas (BK) BK = 1 + 3,3 log n (rumus strurgess) Langkah keempat adalah mencari panjang kelas (i) Langkah kelima adalah membuat tabulasi dengan tabel penolong Langkah keenam adalah mencari rata-rata (mean) Langkah ketujuh adalah mencari simpangan baku (standard deviasi) Langkah kedelapan adalah membuat daftar frekuensi Langkah kesembilan adalah mencari chi-kuadrat hitung ( hitung) Langkah terakhir adalah membandingkan hitung dengan tabel Jika hitung ≥ tabel berarti Tidak Homogen Jika hitung ≤ tabel berarti Homogen

0 komentar:

Poskan Komentar